Memulai kata “pro-rakyat“ dari diri sendiri


Pernahkah anda berberlanja di supermarket? Saya rasa jawabannya pernah. Pernahkan anda membeli sayur di pasar tradisional? Munculah pikiran di benak anda, kapan terakhir kali berbelanja di pasar tradisional.

Perkembangan zaman membuat semua  kegiatan harus dibuat sepraktis mungkin. Jika dahulu kita parkir, tukang parkir akan langsung mendatangi kendaraan memberi aba-aba untuk parkir dan pada saat pulang mereka akan menagih biaya parkir. Zaman sekarang di beberapa tempat umum sudah diberlakukan mesin otomatis yang mengeluarkan karcis masuk, terkadang kita juga harus memarkir sendiri tanpa aba-aba dari tukang parkir, kemudian pada waktu pulang kita akan membayar di loket pembayaran.

Sistem otomatis yang mulai berkembang, seperti contoh diatas. Telah mematikan beberapa perkerjaan dari orang-orang kecil di sekitar kita. Seperti di awal bacaan, munculnya supermarket yang bersih, praktis, dan sering memberi potongan harga membuat panggilan tersendiri untuk masyarakat kembali berbelanja disana. Kalau di pasar tradisional? Kotor, bau, harus tawar-menawar, belum lagi rawan pencurian. Bandingkan supermarket di masa depan yang mempunyai cabang bertambah banyak dan pemilik yang bertambah kaya dengan pasar tradisional yang mulai ditinggalkan dan orang-orang miskin bertambah banyak.

 Kata “pro-rakyat “ kata itu bagi saya hanya identik dengan orang-orang berkuasa. Mereka menyerukan visi untuk kebaikan masyarakat, terutama masyarakat kecil. Sebenarnya kata itu bisa kita wujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan membeli susu sapi murni dari peternak, kita menolong pengusaha kecil untuk mendapatkan penghasilan. Lebih baik kita membeli produk rumah tangga kecil, daripada membeli dari perusahaan besar. Membeli di perusahaan besar/produk kenamaan, secara tidak langsung membuat kita memperbesar penghasilan perusahaan dan membuat mereka korupsi (dengan penghasilan tinggi akan membuat pajak besar juga, sehingga mereka menyembunyikan penghasilan dengan investasi di luar negri dan lain-lain).

Dari hal-hal kecil seperti kembali ke pasar tradisional dan membeli susu dari perternak sapi,  kita bisa mensejahterakan beberapa orang. Bila kita bahu membahu mencintai produk lokal dan membeli di pedagang kecil, akan tercipta sebuah rantai yang memperluas kesejahteraan dalam masyarakat. Saya membeli susu di A, A akan membeli cabai di B dan seterusnya hingga terjadi perputaran uang di masyarakat Indonesia. Akhirnya kita bisa mewujudkan arti pro rakyat dalam hidup nyata kita.

Nb: Saya memang hanya mahasiswa ilmu komunikasi, yang mempunyai pemikiran-pemikiran sendiri. Jadi jika ada kesalahan dan sanggahan mohon dimaafkan dan dimaklumi.
Tag : ,

Tempat-tempat di Shanghai

Shanghai merupakan kota terbesar di Cina. Apapun bisa ditemukan di kota tersebut. Dari berbagai merek barang Cina sampai merek dunia. Dari restoran berbagai kota di Cina sampai restoran dari manca negara. Jalan-jalan dan ngafe menjadi tradisi orang-orang shanghai. Pameran-pameran juga sering diadakan di kota bisnis ini. Kehidupan malam sangat mengasyikan untuk dilakukan selama berada di Shanghai.

Tempat belanja di Shanghai terdapat dimana-mana. Untuk barang bermerek, pergilah ke huahai street, east nanjing, west nanjing, xujiahui, lujiazui. . Disana terdapat banyak plaza dan counter ternama. Untuk branded factory outlet berada di pinggir shanghaiUntuk barang yang murah dan bisa diperjual belikan, pergilah ke qibulu (bao shan), shanghai tech museum (brg palsu), luban street (kamera).

Restoran di shanghai terdapat macam-macam. Menu wajib masakan cina, charme (grand gateway xujiahui, nanjing dong plaza yg ada mango dan dkt zara), lujiazui super brand mal, zhongshan plaza yg ada hnm). Menu tradisional xiao long bao, di yu yuan garden. Selain itu shengqian di nanjing west. Menu jerman, pergilah ke paulaner di xintiandi dan hengshan( beer dan pork knuckle). Menu korea, pergilah ke benjia di wu zhong lu. Restoran jepang tairyo, di zhongshan. Restoran brazil, pergilah ke latina (xujiahui, xintiandi, lujiazui). Untuk desert wajib pergi ke lapiz lazuli dan memesan kue coklat lezat nemesis. Semuanya adalah sran  dari berbagai restoran di shanghai. Selengkapnya bisa ditemukan melalui google.


Untuk mengetahui pameran dan event yang diselenggarkan di shanghai, bukalah www.culture.en.cn disana bisa ditemukan acara-acara vocal concert dan kesenian. Untuk mengetahui acara-acara penting di Shanghai bergabunglah dengan Untuk wisata pergilah ke yuyuan garden, oriental pearl tower, shanghai bund, nanjing street, dan jing an temple. Tempat ngafe di shanghai adalah xintiandi.  Hengshan street, lujiazui, dan tai kang street. Untuk tempat clubbing, pergilah ke richy dan 2 tmpt clubbing di mal xintiandi.

Jika ada kesulitan pada masakan luar negri, cobalah masakan Indonesia. Masakan Indonesia dapat dengan mudah ditemukan. Selama perjalanan saya disana, saya menemukan 4 restoran Indonesia. Menurut saya paling enak adalah Bali Bistro. Tempatnya terletak di jing an temple sebelah toko roti 85du. Pesanlah ayam penyet dan ikan gurame bakar, dan rasakan sensasi pedasnya.

Have fun!!
Tag : ,

Lahirnya Sandra Olga di atas Pesawat

Ada yang pernah dengar nggak cerita kelahiran bayi di atas pesawat? Memang kedengarannya aneh, apalagi ada perjanjian untuk orang hamil dilarang naik pesawat terbang. Kenyataanya terjadi sama diriku. Hihi...

Ceritanya ini, mamaku sedang mengalami sakit dan saat itu mamaku sedang mengandung 8 bulan. Jadinya mamaku berkeinginan untuk berobat di Jerman dan berharap dapat menyembuhkan penyakitnya ini sebelum melahirkan aku. Saat itu papaku sedang berkerja di Indonesia. Memang dasar, mamaku budaya barat jadilah ia memaksakan diri pergi ke Jerman (negaranya) bersama kakak perempuanku, kakak laki-lakiku, dan aku di dalam perut. Bayangkan aja, mamaku lagi dalam keadaan sakit dan membawa anak berumur 6 tahun dan 5 tahun untuk penerbangan jauh dan lagi hamil tua lagi... Memang luar biasa mamaku..

Nah waktu perjalanan ke Jerman, mamaku transit terlebih dahulu di Cekoslovakia. Waktu diatas pesawat mamaku mengeluhkan sakit yang luar biasa. Awak pesawat pun datang, mamaku segera dipindahkan ke kabin depan. Pramugari pun menanyai penumpang-penumpangnya, ada atau tidak ada yang berprofesi dokter disana. Dan untungnya ada! Walaupun dokter tersebut dokter sepakbola untuk FIFA, ternyata dia sedikit bisa menangani masalah kelahiran. How lucky i'am! Saat proses kelahiran kakak-kakakku semua santai saja. kakak-kakakku semua tertidur lelap, yang mereka ingat saat bangun tidur adalah nyanyian ulang tahun yang dinyanyikan untukku. Aku pun lahir sehat, tanpa kekurangan apapun dengan berat normal 3 kg.

Saat sampai di bandara Cekoslovakia. Kami disambut dengan baik oleh wartawan dan penduduk cekoslovakia. Kelahiran dianggap memberi nama buat maskapai pernerbangan tersebut. Aku segera dilarikan ke rumah sakit, dan semua orang menanyai kabarku. Mamaku sendiri diundang oleh Presiden dan istrinya untuk datang. Presiden meminta mamaku untuk memberi namaku  sesuai istriya, yaitu Olga. Itu sebabnya  namaku mengandung unsur Rusia.

Papaku berasal dari kudus. Papaku masih belum tahu kelahiranku tersebut karena mama belum sempat mengabarinya. Saat itu, omaku sedang mengambil koran kompas. Dan dengan sangat kaget oma memberi tahu papaku, papaku tidak percaya bahwa aku lahir di pesawat saat melewati selat Bombai, India menuju Cekoslovakia.

Akhirnya akte kelahiranku ditulis menggunakan bahasa Jerman dengan tempat lahir: Dari jakarta menuju Cekoslovakia, diatas pesawat di Selat Bombai. Hah.. Jadi Mamaku memang orang yang luar biasa dan aku sangat diberkati. X.O.X.O

- Copyright © Sandra Olga - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -